Tolong Hapus Rasa Ini
Tolong Hapus Rasa ini
Dipagi yang begitu indah,pukul 06:29 gadis cantik berumur 22 tahun mendapatkan sebuah telfon,yang mungkin baginya adalah sebuah penganggu tidur.Matanya belum juga istrahat sejenak.Ia melihat kearah tumpukan buku diatas meja.sejenak mengingat bahwa semua tugasnya telah selasai.Matanya beralih pada handphone yang bergetar. Yang ada di atas tempat tidur oh tidak,,,rasanya semakin menganggu,rasa kantuk semakin menjauh.
Mami.Satu nama yang menjadi penganggu istrahatnya.Nama yang membuat gadis cantik berkulit sawo matang tidak bisa terlelap dan menikmati indahnya bunga tidur.Setelah beberapa menit dia membuka handphone dan tenyata yang menelpon adalah gadis berkulit putih dia adalah sosok gadis yang pendiam, orangnya ramah.Setelah gadis berkulit sawo matang melihat bahwa ada beberapa panggilan tak terjawab di situ ia mulai kwatir dan bertanya-tanya.”Mungkinkah sesuatu hal buruk terjadi pada mereka?”Kok tumben menelfon pagi-pagi begini?biasanya hanya lewat chat.Entalah di pikirannya waktu itu hanya hal yang negative karena rasa kuatir.
Dia berusaha menghubungi balik tetapi tak mendapatkan respon,waktu beranjak, siangpun tiba.Akhirya mami si gadis cantik berkulit putih itu menelfon juga.
”mii kenapa menelfonku tadi pagi? katanya dengan rasa penasaran yang begitu mendalam dan penuh kekuatiran di benaknya.
satu kata yang gadis cantik berkulit putih itu ucapkan,berupa pertanyaan yang membuatn gadis berkulit sawo matang bertanya-tanya dalam dirinya.
“ka sehat-sehatkan? Kata gadis cantik berklit putih dan si gadis cantik berkulit sawo matang hanya meresponnya dengan candaan.
“aku sakit hati karna tidak mempunyai uang”candaan yang hanya bisa dia ucapkan dengan terpaksa karna hatinya sungguh-sungguh bercampur aduk antar rasa penasaran dan hati yang begitu bahagia karna mendapatkan pertanyaan seperti itu.karna selama ini tak pernah ditanyakan hal seperti itu.
Gadis cantik berkulit putih itu berkata lagi,
“tidak sakitkan”katanya dengan serius.
Gadis berkulit sawo matang menjawabnya” tidak sakitlah adik”
Gadis berkulit sawo matang bertanya padanya
“ kok tumben Tanya tentang keadaanku?”
dia berkata bahwa dia mimpi buruk tentangnya.
oh,,,,ternyata hanya sebuah mimpi buruk,sebuah jawaban yang terlihat biasa tapi penuh kekuatiran.
Gadis berkulit sawo matang berkata kepadanya
“sudalah itu hanya sebuah mimpi jangan kuatir,karna scenario hidup Tuhan sudah atur”
karna kenyataannya selama ini banyak yang memimpikan hal buruk terjadi padaku tapi kenyataannya sesuatu tidak terjadi kata gadis gadis cantik berkulit sawo matang itu sambil menutup telfonnya.Ini perihal kuatir dimana semua manusia mengalaminya.
Nantikan cerita selanjutnya dan Jangan pernah bosan membaca ceritaku
Komentar
Posting Komentar